Perilaku Turap Akibat Pengurangan Tekanan Tanah Pasif Pada Model Analogi Dua Dimensi

Silvianengsih, Silvianengsih (2007) Perilaku Turap Akibat Pengurangan Tekanan Tanah Pasif Pada Model Analogi Dua Dimensi. Rekayasa Sipil, 2 (2). pp. 34-42. ISSN 1858-3695

[img]
Preview
PDF
1361Kb

Official URL: http://www.polinpdg.ac.id

Abstract

Perpindahan turap akibat pengurangan tekanan tanah pasif (penggalian tanah), pada konstruksi turap merupakan salah satu masalah yang kompleks dalam bidang geoteknik. Pada struktur galian terjadi ketidakseimbangan akibat hilangnya dukungan horizontal tanah yang semula dipikul oleh massa tanah yang berada di daerah galian. Oleh karena itu perlu diketahui gambaran mekanisrne gerakan turap akibat galian tanah. Metode uji menggunakan batangan aluminium untuk model analogik tanah granuler dalam dua dimensi. Model uji dibuat dengan beberapa variasi yaitu turap tanpa angker dan diangker serta turap ganda tanpa angker dan diangker. Turap tanpa angker dan diangker dibuat dengan variasi panjang 15 cm, 20 crn, 25 cm dan 30 cm. Angker diletakan pada kedalaman dan panjang yang berbeda. Hasil pengamatan selanjutnya dibandingkan dengan analisis metoda elemen hingga yang menggunakan pr€ram Plaxr.s. Dari penelilian ini diperoleh rasio penetrasi turap unluk turap tanpa angker dan dengan angker rnasing-masing 0,50 sampai 0,88, dan 0,07 sampai 0,32. Turap ganda tanpa angker digali pada sisi luar dan dalam turap mempunyai rasio penetrasi turap sebesar 0,76. Turap ganda dengan angker digali pada sisi luar turap, rasio penetrasi turap diperoleh 0,15 sampai 0,25. Rasio penetrasi turap hasit pengamatan nilainya lebih kecil dari hasil prediksi estimasi penetrasi yang dinyatakan Teng (1962). Perilaku deformasi tanah di bdakarg turap cenderung bergerak ke arah kiri bawah dan tanah di depan turap bergerak ke arah kiri dan cenderung naik. Perilaku deformasi tanah hasil pengamatan mempunyai kecenderungan yang sama dengan hasil analisis nEtode demen hingga. Displacement horisontal turap dari perhitungan elemen hingga lebih kecil dibandingkan pengamatan, dergan perbedaan -78olo sampai -94%. Turap panjang 30 cnr dan diangker, perbedaan hasil disy'acentenl horisontal turap berdasarkan simulasi elemen hingga sebesar -64% terhadap hasil pengamatan. Turap ganda yang diangker dengan panjang 30 cm, digali pada bagian luar turap. displacement horison{al turap berdasarkan simulasi elemen hingga dibanding hasil pengamatan lebih besar -56%. Walaupun demikian perilaku displacement horisontal baik hasil pengamatan maupun simulasi numurik mempunyai kecenderurgan yang sama.

Item Type:Article
Subjects:G Technology > GA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Jurusan Teknik Sipil > Prog.Studi Teknik Sipil-D3 > Jurnal/Karya Ilmiah
ID Code:40
Deposited By:Mr. OP Repo-4 Puskom
Deposited On:04 Oct 2016 12:43
Last Modified:09 Nov 2016 11:34

Repository Staff Only: item control page